SERVICES
AIS Analysis System
Integration of AIS System
Monitoring lalu lintas kapal
Kepatuhan Standar Teknis
Farovon dengan bangga mendukung dan sepenuhnya mengikuti Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Laut (DJPL) 48 Tahun 2024 mengenai spesifikasi teknis pemasangan:
- Closed Circuit Television (CCTV)
- Automatic Identification System (AIS Receiver)
Standar ini berlaku secara komprehensif untuk Badan Usaha Pelabuhan (BUP), Terminal Khusus (TERSUS), maupun Terminal untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) dengan tujuan menyediakan kualitas tertinggi dalam pemantauan maritim.
Cara Kerja AIS RECEIVER
AIS Receiver menerima sinyal yang dikirim oleh transponder AIS pada kapal, kemudian mengolah data tersebut untuk ditampilkan dalam sistem pemantauan. Data yang diperoleh mencakup:
- Posisi GPS kapal secara akurat
- Kecepatan & arah kapal
- Nama kapal & identifikasi unik (MMSI/IMO number)
- Kondisi navigasi & status operasional
Cara Kerja CCTV Long Range Camera
CCTV Long Range Kamera memungkinkan pemantauan jarak jauh yang akurat dengan data lokasi real-time, ideal untuk keamanan, dokumentasi survei, dan aplikasi profesional lainnya.
- Penangkapan Kamera sesuai DJPL 3NM
- Detection: 5.600m (vessel); 4.200m (vehicle); 1.650m (human)
- Lens: 4.7~141mm, 30X, auto focus
- Koneksi & Pengiriman Data
- Pan Tilt: 360 degree (continuous)
- Thermal Sensor: 336*256, 50 mk NETD 7.5 - 14um spectral response
Spesifikasi AIS Component
Spesifikasi AIS Receiver Sesuai DJPL
- Antena VHF 50 Ω untuk Penerimaan Sinyal AIS Kapal
- Tipe Antena: Antena VHF berkualitas tinggi
- Frekuensi AIS standar: 161.975 MHz & 162.0.25 MHz
- Data Output: NMEA Menerima semua pesan AIS tanpa batasan jumlah kapal
- Dapat diaplikasikan dengan Vessel Management Software, seperti OpenCPN
Spesifikasi CCTV Sesuai DJPL
- Resolusi HD dengan fitur Day/Night
- Kompresi Video: H.264, MJPEG, MPEG
- Tampilan Panoramic dengan 20x Zoom
- Media Storage untuk penyimpanan rekaman
- Standar Proteksi IP66, tahan cuaca
- Penangkapan Kamera sesuai DJPL 3NM
- Terintegrasi dengan sistem pemantauan DJPL
AIS Receiver dapat mendeteksi AIS CLASS A
- 12 POWER
- Access Scheme SOTDMA (Self Organizing amongst Class A)
- Setiap 2 hingga 10 detik saat sedang berlayar dan setiap 3 menit saat berlabuh
- GPS Eksternal, Menyertakan informasi GPS eksternal
- Mengirim dan Menerima
- Kapal ≥300 GT (Regulasi IMO) & Jalur Pelayaran Nasional/Internasional
AIS Receiver dapat mendeteksi AIS CLASS B
- 2 watts
- CSTDMA (Carrier-sensepolite to Class B)
- Setiap 30 hingga 180 detik, sedangkan data statis dikirimkan setiap 6 menit
- Data output: NMEA
- Transmisi bersifat opsional dan hanya dikonfigurasi sebelumnya
- Tidak selalu menyertakan informasi arah haluan kapal
AIS Base Station Ilustration
AIS Receiver pada AIS Base Station berfungsi untuk menerima sinyal Automatic Identification System (AIS) dari kapal di sekitarnya. Data yang diterima mencakup identitas kapal, posisi, kecepatan, arah, serta informasi navigasi lainnya.
- Mengawasi lalu lintas kapal
- Identifikasi kapal
- Pemaksimalan Pelabuhan
- Pelacakan Anomali
- Kemudahan Registrasi Kapal
AIS Monitoring Application
Dokumentasi